Demam Pokemon Go
telah melanda dunia. Meski baru diluncurkan hari Rabu (6/7) yang lalu,
game ini bahkan sudah mengubah gaya hidup sehari-hari. Orang-orang rela
berjalan ke tempat-tempat tertentu, menyempatkan bermain game ini ketika
berkunjung ke tempat yang baru, atau berhenti sejenak ketika sedang
berkendara, hanya demi menangkap Pokemon.
Saat pertama diluncurkan, game ini sebenarnya hanya dapat diakses di
Australia, New Zealand dan Amerika Serikat, menyusul kemudian di Jepang
dan negara-negara lainnya. Di Indonesia sendiri belum dirilis secara
resmi, jadi jangan heran jika kamu mencarinya di Google Play, game ini
belum tersedia. Meski begitu, buat kamu yang sudah tidak sabar
memainkannya, game ini tetap bisa diunduh melalui download APK yang
tersebar di situs-situs game di internet.
Apa yang menarik dari game Pokemon Go ini? Game berbasis teknologi
Augmented Reality ini menggunakan layanan lokasi dan kamera pada
smartphone. Ketika kamu berjalan, avatar pada game pun juga ikut
berjalan. Tugasmu adalah meninggalkan rumah dan pergi ke lokasi secara
spesifik.
Nah, ketika ada Pokemon di sekitar kamu, maka smartphone
akan bergetar. Tangkap Pokemon tersebut dengan Pokebalss. Pokeballs
sendiri bisa kamu beli atau dapatkan secara gratis degan check in di
Pokestops di lokasi-lokasi tertentu seperti taman, tempat ibadah, air
mancur dan semacamnya.
Berikut ini adalah fakta-fakta mengenai Pokemon Go yang dihimpun dari berbagai sumber:
- Karena banyaknya yang memainkan game ini, server Pokemon Go sempat
crash. Terlebih dahulu, pihak Niantic selaku developernya ingin
memperbaiki masalah ini, sebelum menyediakan Pokemon Go di lebih banyak
negara.
- Satu hari setelah game ini diluncurkan, beredar rumor yang
menyebutkan bahwa Pokemon Go diblokir di Filipna. Beberapa informasi
menyebutkan kalau pemblokiran ini disebabkan oleh adanya trafik yang
membengkak, sehingga Nintendo terpaksa memblokir Filipina untuk
sementara waktu karena ketidaksiapan server Nintendo dalam menghadapi
trafik tersebut.
- Berbagai jenis Pokemon bisa kamu temukan di area geografi dunia.
Misalnya, jika kamu pergi ke sungai, pantai atau perairan lainnya, maka
yang kamu temukan adalah Pokemon berjenis air. Sehingga ini bakal
mengajakmu untuk menjelajah daerah-daerah tertentu.

- Terdapat Pokemon Sandshrew yang berada di kantor polisi Darwin yang
terletak di wilayah utara Australia. Banyak pemain yang sengaja masuk ke
kantor polisi ini untuk menangkap Sandshrew, sehingga pihak kepolisian
sampai mengeluarkan pernyataan resmi agar pemain tidak perlu masuk ke
kantor untuk menangkap Sandshrew.
- Seorang perempuan di Amerika Serikat secara tidak sengaja menemukan
sesosok mayat ketika dia sedang mencari Pokemon di sungai yang berada di
dekat rumahnya. Setelah ditelusuri oleh polisi, mayat tersebut ternyata
sudah tewas 24 jam.
- Meski baru rilis, berkat game ini, saham Nintendo naik tajam sebesar
20%, tepatnya dari 3.310 yen menjadi 19.580 yen (Kantor Berita
Associated Press). Game ini sekaligus menaikkan nilai perusahaan sebesar
US$7 miliar (Rp92 triliun) lewat kenaikan harga saham sejak pertama
kali dilepas.
- Saat ini, Pokemon Go mendominasi penjualan game di AS dan berhasil
menangkap dua pasar, yakni remaja yang penasaran ingin menangkap
Pokemon untuk pertama kalinya, dan mereka yang berusia akhir 20-an atau
awal 30-an, yang terjebak nostalgia dengan Pokemon.
- Seorang pria Australia bernama Sonny Truyen yang bekerja di
Singapura dipecat dari kantornya gara-gara mengeluh karena game Pokemon
Go tidak dapat diakses di Singapura. Truyen melontarkan kata-kata kasar
di Facebook seolah memberi kesan kalau Singapura adalah tempat yang tak
menyenangkan untuk hidup hanya karena game Pokemon Go tidak bisa
diakses.
Nah CUG Mania, itulah beberapa hal menarik tentang game Pokemon Go
ini. Jika kamu punya pengalaman unik ketika bermain Pokemon Go bisa
langsung di share pada komentar di bawah ini.